Informasi seputar dunia peternakan

This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

Jumat, 23 Desember 2016

CARA MENCEGAH PENYAKIT TETELO (NEWCASTLE DESEASE)


Penyakit Newcastle (Newcastle Disease, ND) adalah penyakit pada unggas besar yang fatal (mematikan). Di Indonesia penyakit ini juga populer sebagai tetelo, diambil dari nama dalam bahasa Jawa, thèthèlo.

Penyebabnya adalah serangan virus NDV, suatu virus RNA berkas tunggal dengan sekuens antisens negatif. Pertama kali virus ini diisolasi dari Newcastle upon Tyne, Inggris, tahun 1926 oleh Doyle. Pada tahun yang sama, Kraneveld berhasil mengisolasi virus pada unggas dari Bogor.



Serangan pada ayam adalah yang paling dikenal, dengan gejala klinis seperti terkena pilek (hidung berair dan tersumbat), mengorok, sayap turun lemas (terkulai), kaki terseret, sampai kepala terkulai atau melipat. Pada unggas muda, serangan ini dapat segera berakhir dengan kematian, sedangkan pada unggas dewasa, kematian biasanya terjadi dua sampai tiga hari setelah gejala pertama kali terlihat.

Tetelo juga menyerang itik manila. Manusia dapat tertular NDV tetapi tidak memberikan gejala yang signifikan, biasa berupa konjungtivitis (radang selaput mata) atau pilek ringan.

ayam bangkok mati terkena virus tetelo



Penyakit yang disebabkan oleh virus newcastle disease (ND) ini merupakan momok paling menakutkan bagi peternak ayam. Virus ND termasuk jenis virus ganas. Angka kematian akibat serangan penyakit ini cukup tinggi, yaitu mencapai 80 % bahkan tak jarang mencapai 100 %. Sifat virus ND tidak tahan terhadap sinar matahari, panas tinggi, fumigasi, larutan formalin 1-2 %, serta larutan kalium permanganat (KP). Apabila tersembunyi di dalam tumpukan gabah kering , virus ND bisa bertahan sampai lebih dari dua bulan.


Untuk mencegah penyakit ini dapat dilakukan vaksinasi ketika ada inidikasi ada serangan virus ND yang mulai terlihat dari gejala yang timbul pada ayam-ayam ternak disekitar. Biasanya virus ini sering muncul antara bulan 9-11, sebaiknya sebelum bulan 9 ayam segera dilakukan vaksinasi supaya daya tahan tubuh ayam dapat stabil dan tidak mudah terserang penyakit. Vaksinasi diberikan untuk semua ayam agar meminimalkan resiko terserang penyakit mematikan ini.

Sebaiknya unggas yang sudah terkena virus ND dipisahkan agar tidak menular ke unggas lainnya. Kandang yang ditempati oleh unggas yang terkena virus ND harus segera dibersihkan dan disemprotkan air yang telah dicampurkan cairan antiseptik untuk membunuh virus yang ada didalam kandang.

Demikian penjelasan dan cara menangani penyebaran virus newcastle disease (ND), semega bermanfaat... 😊😊😊







Share:

Blogger templates