Secara umum, beternak burung adalah aktifitas yang
menyenangkan juga menguntungkan, apalagi bagi para pecinta burung. Ketika
berternak burung, selain menyalurkan hobi, kamu juga akan mendapatkan
pelajaran-pelajaran berharga serta keuntungan dari hasil penjualan burung
tersebut.
Diantara burung yang dianggap paling menguntungkan untuk
diternakkan adalah burung kenari. Mayoritas peternak burung pasti akan
memasukkan burung kenari ke dalam list burung yang diternak, bahkan tidak
jarang pula mereka hanya beternak burung kenari tanpa mengikutsertakan
burung-burung lainnya.
Beternak burung kenari memang bisa dijadikan sebagai
lahan bisnis baru karena ia mempunyai prospek yang bagus lagi menjanjikan.
Burung kenari memiliki peminat yang banyak bahkan disebut-sebut sebagai burung
favorit sepanjang masa.
Berikut cara untuk membedakan jantan dengan betina.
JANTAN:
Dubur yang menonjol ke atas.
Bunyinya sangatlah nyaring dan ngerol.
Badan dan lehernya cenderung ramping dan memanjang.
BETINA:
Duburnya datar tidak menonjol.
Bunyinya tidak nyaring dan terkadang putus-putus.
Tubuhnya cenderung lebih bulat dan lehernya pendek.
Masalah usia dan kesiapan kenari adalah faktor penting
sukses atau tidaknya proses peternakan burung kenari. Idealnya, bagi burung
kenari jantan harus berusia 8 bulan dan bagi kenari betina sudah berusia 6
bulan. Khusus untuk keturunan jenis kenari besar idealnya sudah berusia 10
bulan
Sebelum membeli kenari untuk diternakkan, ada baiknya
anda mengenal terlebih dahulu jenis dan perbedaan kenari. Perbedaan Kenari
Lokal, Loper, Kenari AF, dan F1 – Ada banyak istilah yang sering muncul di
komunitas pecinta burung kenari. Bagi orang awam atau orang yang baru terjun di
bidang ternak burung kenari, mungkin saja istilah ini masih terasa asing.
Seringkali ada banyak orang yang tidak mengetahui berbagai perbedaan kenari
lokal, loper, AF, dan F1.
·
Kenari Lokal – Merupakan kenari yang sudah
dipelihara dan diternak di Indonesia dalam sejak dahulu kala.
·
Kenari Lokal Super – Merupakan kenari hasil
persilangan antara kenari lokal dan kenari AF
·
Kenari AF – Merupakan kenari hasil
persilangan antara kenari lokal dengan kenari F1
·
Kenari AFS – Merupakan kenari hasil
persilangan antara kenari F1 dengan kenari F1
·
Kenari Impor – Merupakan kenari yang berasal
dari luar negeri, seperti Yorkshire Canary (Kenari Yorkshire), Belgian Fancy
Canary (Kenari Belgia), Gloster Canary (Kenari Gloster), dan lain-lain.
·
Kenari F1 – Merupakan kenari hasil
persilangan antara kenari impor dengan kenari lokal.
·
Kenari F2 – Merupakan kenari hasil
persilangan antara kenari F1 dengan kenari impor
·
Kenari F3 – Merupakan kenari hasil
persilangan antara kenari F2 dengan kenari impor
·
Kenari F4 – Merupakan kenari hasil
persilangan antara kenari F3 dengan kenari impor.
·
Kenari YS – Merupakan kepanjangan dari Kenari
Yorkshire, jenis kenari impor yang berasal dari wilayah Yorkshire di negara
Inggris. Jenis kenari Yorkshire sendiri menjadi salah satu jenis kenari impor
yang populer di Indonesia karena memiliki tubuh yang jauh lebih besar dan tegap
dibanding kenari lokal.
Ciri ciri Kenari F1:
Istilah kenari F sendiri berasal dari kata filial (keturunan). Jadi,
istilah F1 merujuk pada kenari keturunan pertama, F2 merujuk pada kenari
keturunan kedua, F3 merujuk pada kenari keturunan ketiga, F4 merujuk pada
kenari keturunan keempat, dan seterusnya. Semakin besar angka setelah huruf F,
maka kenari tersebut semakin dekat kekerabatannya dengan kenari impor.
Selain itu, istilah kenari F juga tergantung pada jenis indukan dari kenari
tersebut. Sebagai contoh, kenari F1 Yorkshire merupakan kenari hasil persilangan
antara kenari Yorkshire impor dengan kenari lokal, kenari F2 Yorkshire
merupakan kenari hasil persilangan antara kenari F1 Yorkshire dengan kenari
Yorkshire impor. Saat ini memang jenis kenari Yorkshire menjadi salah satu
jenis kenari yang paling populer di Indonesia. Proses persilangan antara kenari
lokal dengan kenari impor sendiri dilakukan untuk menghasilkan anakan kenari
dengan kualitas yang lebih baik dibanding indukannya yang termasuk jenis kenari
lokal.
Ciri Ciri Kenari AF:
Selain kenari F1 yang memiliki harga jual tinggi, ada juga istilah kenari
AF yang kini semakin populer di masyarakat dan pecinta burung kenari. Hal ini
disebabkan karena kenari AF termasuk kenari yang laku keras dijual baik secara
langsung maupun melalui forum-forum online. Namun, perlu Anda ketahui bahwa
kenari AF berbeda dengan kenari F1.
Jika sudah memiliki sepasang kenari
yang sudah siap untuk diternak, langkah selanjutnya adalah menyiapkan
sangkarnya. Untuk memilih sangkar yang baik untuk ternak kenari, kamu bisa
menggunakan box khusus yang biasanya dijual untuk ternak kenari atau memakai
sangkar yang di bagian tengahnya terdapat penyekat sehingga memudahkan
penjodohan. Untuk sangkar kenari jantan, sebaiknya memakai sangkar gantung yang
agak besar dan ditaruh di tempat yang tenang.
Memperhatikan makanan kenari juga tidak kalah penting demi lancarnya proses
ternak, jangan sampai asal memberi makanan. Pakan yang bagus untuk ternak
kenari adalah biji kenari (kenari seed), biji sawi, millet, sawi hijau, sawi
putih, timun dan buah apel. Air dalam sangkar harus sering diganti untuk
menjaga kebersihan air yang akan diminum kenari , bisa juga ditambahkan
multivitamin khusus untuk kenari yang bisa dibeli di toko burung atau bisa juga
anda buat sendiri.