Informasi seputar dunia peternakan

Jumat, 28 Oktober 2016

TERNAK KENARI YANG MENGHASILKAN

Secara umum, beternak burung adalah aktifitas yang menyenangkan juga menguntungkan, apalagi bagi para pecinta burung. Ketika berternak burung, selain menyalurkan hobi, kamu juga akan mendapatkan pelajaran-pelajaran berharga serta keuntungan dari hasil penjualan burung tersebut.

Diantara burung yang dianggap paling menguntungkan untuk diternakkan adalah burung kenari. Mayoritas peternak burung pasti akan memasukkan burung kenari ke dalam list burung yang diternak, bahkan tidak jarang pula mereka hanya beternak burung kenari tanpa mengikutsertakan burung-burung lainnya.

Beternak burung kenari memang bisa dijadikan sebagai lahan bisnis baru karena ia mempunyai prospek yang bagus lagi menjanjikan. Burung kenari memiliki peminat yang banyak bahkan disebut-sebut sebagai burung favorit sepanjang masa.

Berikut cara untuk membedakan jantan dengan betina.
JANTAN:
Dubur yang menonjol ke atas.
Bunyinya sangatlah nyaring dan ngerol.
Badan dan lehernya cenderung ramping dan memanjang.
BETINA:
Duburnya datar tidak menonjol.
Bunyinya tidak nyaring dan terkadang putus-putus.
Tubuhnya cenderung lebih bulat dan lehernya pendek.
Masalah usia dan kesiapan kenari adalah faktor penting sukses atau tidaknya proses peternakan burung kenari. Idealnya, bagi burung kenari jantan harus berusia 8 bulan dan bagi kenari betina sudah berusia 6 bulan. Khusus untuk keturunan jenis kenari besar idealnya sudah berusia 10 bulan
Sebelum membeli kenari untuk diternakkan, ada baiknya anda mengenal terlebih dahulu jenis dan perbedaan kenari. Perbedaan Kenari Lokal, Loper, Kenari AF, dan F1 – Ada banyak istilah yang sering muncul di komunitas pecinta burung kenari. Bagi orang awam atau orang yang baru terjun di bidang ternak burung kenari, mungkin saja istilah ini masih terasa asing. Seringkali ada banyak orang yang tidak mengetahui berbagai perbedaan kenari lokal, loper, AF, dan F1.
·         Kenari Lokal – Merupakan kenari yang sudah dipelihara dan diternak di Indonesia dalam sejak dahulu kala.
·         Kenari Lokal Super – Merupakan kenari hasil persilangan antara kenari lokal dan kenari AF
·         Kenari AF – Merupakan kenari hasil persilangan antara kenari lokal dengan kenari F1
·         Kenari AFS – Merupakan kenari hasil persilangan antara kenari F1 dengan kenari F1
·         Kenari Impor – Merupakan kenari yang berasal dari luar negeri, seperti Yorkshire Canary (Kenari Yorkshire), Belgian Fancy Canary (Kenari Belgia), Gloster Canary (Kenari Gloster), dan lain-lain.
·         Kenari F1 – Merupakan kenari hasil persilangan antara kenari impor dengan kenari lokal.
·         Kenari F2 – Merupakan kenari hasil persilangan antara kenari F1 dengan kenari impor
·         Kenari F3 – Merupakan kenari hasil persilangan antara kenari F2 dengan kenari impor
·         Kenari F4 – Merupakan kenari hasil persilangan antara kenari F3 dengan kenari impor.
·         Kenari YS – Merupakan kepanjangan dari Kenari Yorkshire, jenis kenari impor yang berasal dari wilayah Yorkshire di negara Inggris. Jenis kenari Yorkshire sendiri menjadi salah satu jenis kenari impor yang populer di Indonesia karena memiliki tubuh yang jauh lebih besar dan tegap dibanding kenari lokal.
Ciri ciri Kenari F1:
Istilah kenari F sendiri berasal dari kata filial (keturunan). Jadi, istilah F1 merujuk pada kenari keturunan pertama, F2 merujuk pada kenari keturunan kedua, F3 merujuk pada kenari keturunan ketiga, F4 merujuk pada kenari keturunan keempat, dan seterusnya. Semakin besar angka setelah huruf F, maka kenari tersebut semakin dekat kekerabatannya dengan kenari impor.
Selain itu, istilah kenari F juga tergantung pada jenis indukan dari kenari tersebut. Sebagai contoh, kenari F1 Yorkshire merupakan kenari hasil persilangan antara kenari Yorkshire impor dengan kenari lokal, kenari F2 Yorkshire merupakan kenari hasil persilangan antara kenari F1 Yorkshire dengan kenari Yorkshire impor. Saat ini memang jenis kenari Yorkshire menjadi salah satu jenis kenari yang paling populer di Indonesia. Proses persilangan antara kenari lokal dengan kenari impor sendiri dilakukan untuk menghasilkan anakan kenari dengan kualitas yang lebih baik dibanding indukannya yang termasuk jenis kenari lokal.
Ciri Ciri Kenari AF:
Selain kenari F1 yang memiliki harga jual tinggi, ada juga istilah kenari AF yang kini semakin populer di masyarakat dan pecinta burung kenari. Hal ini disebabkan karena kenari AF termasuk kenari yang laku keras dijual baik secara langsung maupun melalui forum-forum online. Namun, perlu Anda ketahui bahwa kenari AF berbeda dengan kenari F1.


Jika  sudah memiliki sepasang kenari yang sudah siap untuk diternak, langkah selanjutnya adalah menyiapkan sangkarnya. Untuk memilih sangkar yang baik untuk ternak kenari, kamu bisa menggunakan box khusus yang biasanya dijual untuk ternak kenari atau memakai sangkar yang di bagian tengahnya terdapat penyekat sehingga memudahkan penjodohan. Untuk sangkar kenari jantan, sebaiknya memakai sangkar gantung yang agak besar dan ditaruh di tempat yang tenang. 

Memperhatikan makanan kenari juga tidak kalah penting demi lancarnya proses ternak, jangan sampai asal memberi makanan. Pakan yang bagus untuk ternak kenari adalah biji kenari (kenari seed), biji sawi, millet, sawi hijau, sawi putih, timun dan buah apel. Air dalam sangkar harus sering diganti untuk menjaga kebersihan air yang akan diminum kenari , bisa juga ditambahkan multivitamin khusus untuk kenari yang bisa dibeli di toko burung atau bisa juga anda buat sendiri.

 
Share:

0 komentar:

Posting Komentar

Blogger templates